
Saat ini untuk membuat konten media sosial yang menarik, kamu butuh 3 komponen penting, yaitu pemahaman tentang audience, riset kompetitor, dan AI. Dengan menggabungkan 3 komponen ini, kamu tidak akan sulit untuk mencari ide konten yang disukai oleh audience dan klien.
Strategi ini sudah diterapkan oleh talent virtual assistant Teman Kreativ dan berhasil mencapai performa konten yang memuaskan dan dipuji oleh brand owner. Kalau kamu ingin menjadi virtual assistant andal di bagian media sosial, insight ini wajib kamu ketahui. Yuk, baca sampai habis artikel berikut ini untuk pelajari penerapan strateginya!
Table of Contents
ToggleStrategi Cari Ide Konten Media Sosial yang Menarik
Konten yang bagus adalah konten yang tidak hanya ramai, tapi juga berdampak. Untuk bisa mencapai hasil tersebut, kamu perlu melakukan langkah-langkah berikut.
1. Pahami Audience

Menurut University Canada West, salah satu faktor yang membuat sebuah brand memiliki pembeli yang loyal dan positioning yang kuat adalah karena brand tersebut paham dengan audience-nya.
Hal tersebut ditunjukkan melalui konten media sosial yang relevan, produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, sebelum kamu melangkah jauh dalam pembuatan konten, coba kenali dulu audience-mu.
Bagaimana caranya? Kamu bisa mulai dengan membuat audience persona yang terdiri dari gender, domisili, pendidikan, pekerjaan, permasalahan yang dimiliki oleh audience, kesukaan atau kebiasaan yang dilakukan.
Semakin banyak data yang kamu miliki, maka semakin mudah kamu mengenal audience-mu dan menemukan ide-ide konten yang relevan dengan mereka. Data tersebut dapat kamu kumpulkan melalui survei atau melihat kompetitor yang memiliki niche yang sama.
2. Riset Kompetitor
Akun media sosial kompetitor merupakan salah satu sumber ide konten yang efektif. Karena kamu bisa melihat secara langsung hasil dari konten-konten yang dibuat, apakah berhasil atau tidak?
Ketika melakukan analisis kompetitor, coba tanyakan 3 pertanyaan berikut dan cari jawabannya:
- “Konten seperti apa yang paling ramai dan disukai oleh audience?”
- “Kenapa konten ini sepi atau tidak disukai audience?”
- “Topik apa yang mengundang audience untuk berinteraksi dengan kontennya?”
Dengan begitu, kamu bisa membuat strategi konten yang lebih baik dan menghindari kesalahan yang dilakukan oleh kompetitor. Selain itu, kalau kamu penasaran dengan konten iklan yang dibuat oleh kompetitor di media sosial, kamu bisa menggunakan Meta Ads Library dan Tiktok Creative Centre.
3. Manfaatkan AI
Setelah kamu mendapat data tentang audience melalui analisis kompetitor atau survei dan sudah punya brand guideline, kamu bisa memanfaatkan AI untuk membuat konten media sosial yang menarik. Contohnya seperti yang dilakukan oleh Henny, talent virtual assistant Teman Kreativ.
Henny memasukkan pain points target audience brand klien dan informasi tentang brand kliennya. Kemudian, AI bantu untuk membuat ide-ide konten yang sesuai dengan target audience serta brand.
Namun, hasil tersebut tidak digunakan mentah-mentah. Henny melakukan penyesuaian agar konten yang dibuat memiliki karakteristik dan gaya bahasa yang selaras dengan brand. Hasilnya? Konten-konten yang dibuat menghasilkan performa yang memuaskan dan brand owner pun senang dengan hasilnya!
Itu dia penjelasan langkah-langkah strategi mencari ide konten yang menarik untuk media sosial pada masa ini. Dengan adanya teknologi, proses pencarian ide jadi lebih mudah dari biasanya.
Baca juga: Bikin Dilirik Klien, Ini Dia 9 Skills Wajib Virtual Assistant Pemula
Cara Buat Konten Media Sosial yang Viral dan Menarik
Setelah kamu menerapkan strategi cari ide konten di atas, kamu sudah siap untuk melakukan eksekusi kontennya. Berikut ini langkah-langkah yang harus kamu perhatikan.
- Konsisten menggunakan gaya bahasa dan visual guideline brand-mu: Keseragaman gaya bahasa dan visual sangat penting dalam konten media sosial. Jangan sampai setiap konten punya gaya bahasa dan visual yang berbeda-beda!
- Sesuaikan isi dan format konten: Tidak semua konten harus dibuat video! Kamu harus menyesuaikan format konten dengan isi yang disampaikan. Misalnya, konten tips yang panjang cocok menggunakan format carousel daripada reels, sehingga isi yang disampaikan bisa ditangkap dengan baik oleh pembaca.
- Aktif berinteraksi dengan audience: Ketika kontenmu sudah di-post, perhatikan audience yang berinteraksi dengan kontenmu. Beri “like” atau “reply” komentar yang ditinggalkan oleh audience pada kontenmu. Hal ini akan berpengaruh pada performa kontenmu.
- Konsisten posting: Keaktifan akun media sosialmu akan berpengaruh pada performa konten. Jadi, jangan sampai kamu berhenti posting di tengah jalan untuk waktu yang lama. Usahakan untuk konsisten dengan jadwal konten yang sudah kamu buat.
Baca juga: Jangan Asal Pilih! Ini Niche Virtual Assistant yang Paling Banyak Dicari
Kesimpulan
Kemampuan membuat konten media sosial yang menarik dan berdampak pada brand banyak dicari oleh klien. Namun, hal tersebut tidak sesederhana yang dikatakan, jika kamu tidak punya ilmu dasarnya dan cara memanfaatkan AI yang tepat.
Oleh karena itu, Teman Kreativ hadir untuk membantumu belajar menjadi virtual assistant yang andal dalam membuat konten media sosial dan pekerjaan VA lainnya di program Virtual Assistant Master Class batch 8.
Pada program ini, kamu akan belajar dari nol tentang mengembangkan media sosial, data mastery, lead generation, membuat konten dengan AI, dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu juga akan mendapat kesempatan untuk magang dengan klien sungguhan.
Jadi, kamu tidak hanya jago teori, tapi juga kamu setelah selesai bootcamp punya portofolio yang menjual dan pengalaman magang. Yuk, daftar sekarang VAMC 8 sebelum waktu pendaftarannya ditutup!