
Sebagian orang yang memutuskan terjun ke dunia virtual assistant punya mimpi yang sama, yaitu bisa bekerja dengan klien internasional.
Kenapa banyak yang ingin bekerja dengan mereka? Karena secara bayaran lebih besar daripada klien lokal dan beberapa klien luar memiliki cara kerja yang lebih efisien.
Apakah kamu juga ingin mendapat proyek dari klien luar negeri? Kalau jawabannya “ya”, yuk simak pembahasan berikut ini, agar kamu tidak kebingungan bekerja sama dengan klien luar!
Table of Contents
ToggleKeuntungan VA Indonesia Bekerja dengan Klien Internasional
Manfaat yang kamu dapat dari bekerja dengan klien luar tidak hanya sebatas penghasilan, tapi juga ada poin-poin lain yang tidak kalah menguntungkan. Berikut ini rinciannya.
- Menambah wawasan tentang industri yang ditekuni: Tantangan industri di setiap negara bisa berbeda. Dengan bekerja bersama klien internasional, kamu jadi tahu permasalahan baru dan tentunya ilmu untuk mengatasinya.
- Koneksi semakin luas: Selama bekerja, kamu dapat mengenal orang-orang baru dengan keahlian berbeda atau keunikan yang beragam. Jadi, koneksi dan perspektifmu akan semakin luas.
- Mendapat nilai tambah pada portfolio: Apabila kamu memiliki pengalaman bekerja dengan klien internasional dan ingin mendapat peluang karier di luar negeri, pengalaman kerja sebelumnya akan sangat membantumu.
Itu adalah keuntungan non materi VA (Virtual Assistant) Indonesia yang bekerja dengan klien internasional. Untuk mempersiapkan diri meraih peluang tersebut, kamu wajib melakukan hal berikut.
Persiapan Sebelum Bekerja dengan Klien Luar Negeri
Untuk sukses mendapat proyek atau klien luar negeri, kamu harus melakukan persiapan ini dulu.
- Kemampuan bahasa Inggris: Pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, jika komunikasinya lancar. Oleh sebab itu, kamu perlu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Minimal sampai pada level B2.
- Portfolio dalam bahasa Inggris: Hasil kerjamu sudah bagus, tapi jika portfoliomu masih dalam bahasa Indonesia. Klien akan kebingungan, jadi kamu perlu menyiapkan portfolio dalam bahasa Inggris.
- Memahami perbedaan zona waktu: Karena klienmu berasal dari luar negeri, tentu akan ada perbedaan waktu denganmu. Sebagai VA, kamu harus memahami perbedaan waktu tersebut agar bisa bekerja dengan lancar bersama klien.
- Siapkan akun pembayaran internasional: Beberapa opsi platform pembayaran internasional yang populer digunakan freelancer dengan klien internasional adalah Wise, Payoneer, Paypal, dan bawaan dari Upwork atau Fiverr.
Baca juga: Cara Membuat Portofolio Virtual Assistant dari Nol, Meski Belum Punya Klien
Sekarang, kamu sudah tahu persiapan untuk bekerja dengan klien internasional. Selanjutnya, kamu juga perlu tahu perbedaan cara komunikasi klien tiap negara. Karena komunikasi adalah kunci dari suksesnya suatu proyek. Yuk, simak berikut ini!
Perbedaan Gaya Komunikasi Klien Tiap Negara
Salah satu masalah yang VA Indonesia alami saat bekerja dengan klien internasional adalah perbedaan gaya komunikasi. Perlu kamu ketahui bahwa setiap negara memiliki gaya komunikasi yang berbeda. Contohnya seperti berikut ini.
- Amerika Serikat: Gaya komunikasi direct, tidak suka basa-basi panjang.
- Australia: Berbeda dengan Amerika, mereka lebih kasual dan ramah, tapi tetap profesional. Apabila kamu mencoba untuk melakukan sedikit small talk, klien tidak akan menganggap buruk.
- Eropa (UK, Jerman): Gaya komunikasinya lebih formal, menghargai ketepatan waktu, dan detail yang presisi.
- Asia (Singapura, Jepang): Mereka sangat menghargai kesopanan dan hierarki, hindari terlalu informal di awal.
Apabila kamu merasa kesulitan dengan perbedaan gaya komunikasi ini, kamu bisa menerapkan tips komunikasi berikut.
- Gunakan kalimat pendek dan jelas: Hindari terjemahan literal dari Bahasa Indonesia.
- Konfirmasi setiap instruksi yang diterima: Jangan bilang “I understand”, kalau ada yang kurang jelas. Klien luar sangat menghargai kejujuranmu. Jadi, jangan ragu untuk bertanya apabila ada yang membingungkan.
- Update progress secara proaktif: Klien internasional sangat menghargai VA yang tidak perlu dikejar-kejar. Kamu bisa menggunakan project management tools agar progress pekerjaanmu dapat dengan mudah klien pantau.
- Gunakan format waktu yang sesuai: Ketika merencanakan rapat dengan klien luar, jangan hanya menulis “3 PM”, tapi tuliskan juga zona waktunya. Jadi, baik itu klien dan kamu sebagai VA tidak akan bingung. Misalnya, “Monday, September 15 at 3 PM EST”.
Itu dia tips lancar kerja dengan klien internasional untuk VA Indonesia. Bekerja dengan klien luar negeri akan sangat membantumu untuk mengembangkan karier lebih jauh.
Apabila kamu tertarik untuk mulai mencari klien pertama VA-mu, yuk cari tahu caranya di Platform Mencari Klien Virtual Assistant Terbaik untuk Pemula 2026