Blog, Ɓootcamp

Realita Menjadi Virtual Assistant: Suka dan Duka yang Jarang Dibahas

Tantangan dan keuntungan menjadi virtual assistant by Teman Kreativ

Tantangan seorang virtual assistant (VA) yang jarang ditunjukkan adalah lowongan palsu, handle klien, di-ghosting klien, dan penghasilan tidak stabil di awal. Apakah kamu mulai ciut ketika membaca kalimat pertama ini?

Kalau iya, sayang sekali padahal menjadi virtual assistant pun ada banyak keuntungannya. Pada artikel ini, kamu akan mengetahui tantangan dan keuntungan menjadi virtual assistant. Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

Tantangan Virtual Assistant yang Jarang Dibahas

Banyak sekali orang ingin menjadi VA karena tertarik melihat konten media sosial atau FOMO. Padahal, mereka tidak tahu realita sesungguhnya kehidupan seorang VA. Oleh sebab itu, mari ketahui bersama tantangan virtual assistant berikut ini!

1. Lowongan Palsu

Kamu pasti kenal atau pernah membaca thread orang lain tentang Upwork, LinkedIn, dan platform sejenis. Banyak orang menunjukkan keberhasilan mendapat proyek di platform tersebut. 

Namun, sebenarnya, untuk mendapat proyek kamu harus berhati-hati pada banyaknya lowongan kerja palsu. Bagi VA pemula, mereka akan mudah terjebak pada loker bodong. 

Oleh sebab itu, kamu perlu tahu ciri-ciri lowongan kerja palsu dan perbanyak networking dengan sesama VA, agar bisa mendapat tips yang berguna untuk pekerjaanmu.

2. Self-Discipline

Berbeda dengan kerja kantoran, kamu tidak diawasi langsung oleh atasan, tapi kamu harus punya self-discipline yang tinggi dan manajemen waktu. Kalau kamu tipe orang yang sulit mengatur waktu, tantangan ini akan cukup berat untuk ditangani.

Namun, sekarang sudah banyak aplikasi time tracker, seperti clockify. Jadi, kamu bisa belajar untuk disiplin dan mengatur waktu dengan baik tanpa harus diawasi secara langsung oleh klien.

3. Klien Ghosting

Sudah merasa senang akhirnya dapat proyek, tapi tiba-tiba kliennya menghilang tanpa kasih kabar? Atau sudah kerjakan pekerjaan sesuai yang diminta klien, tapi klien hilang sebelum bayar hasil kerja? 

Ya, itu adalah realita yang terjadi pada virtual assistant atau freelancer lainnya. Apakah ada cara untuk terhindar dari masalah tersebut? Jawabannya, ada. Jadi, sebagai VA kamu harus tahu tentang kontrak dan cara penanganan penyalahgunaan kontrak.

4. Penghasilan Tidak Stabil

Pernah lihat konten orang yang dapat gaji dua digit sebagai VA? Ya, itu sangat mungkin terjadi. Namun, untuk bisa mencapai level tersebut, faktanya tidak semudah mengirim berkas lamaran.

Bagi VA pemula yang portofolionya masih minim, kamu harus siap menghadapi realita bahwa pada masa awal menjadi VA, penghasilan tidak akan langsung stabil dan besar. Kamu harus mulai dari dasar dulu sambil membangun portofolio yang baik.

Apabila kamu sudah punya pengalaman yang cukup, testimoni dari klien sebelumnya, dan portofolio yang bagus, klien akan datang dengan mudah dan penghasilan akan mulai stabil.

5. Feeling Lonely

Kalau kamu sudah terbiasa bekerja dengan banyak orang, mungkin kamu akan merasa kaget ketika beralih menjadi virtual assistant. Sebab, sering kali seorang VA hanya bekerja sendiri, sehingga kamu akan merasa kesepian.

Namun, perasaan tersebut akan sedikit demi sedikit hilang. Karena kamu akan mulai terbiasa dengan suasana kerja VA dan ada komunitas VA yang bisa menemanimu selama menjalani karier sebagai VA. 

Itu dia beberapa tantangan yang kurang banyak dibahas oleh di media sosial. Setiap pekerjaan tentu mempunyai tantangannya sendiri. Hal yang jadi penentu adalah apakah kamu tetap siap maju menghadapi tantangan atau mundur karena ingin cari aman?

Keuntungan Menjadi Virtual Assistant

Setelah kamu tahu tantangan VA, sekarang kita bahas keuntungan menjadi VA. Yuk, simak pembahasan detailnya berikut ini!

1. Jam Kerja Fleksibel

Pada umumnya, durasi kerja karyawan kantoran adalah 8 – 9 jam / hari. Namun, kalau kamu bekerja sebagai VA, jam kerjamu bisa lebih fleksibel sesuai dengan kesepakatan dengan klien.

Contohnya, ada yang 3 jam per hari untuk kontrak part-time dan ada juga yang 8 jam per hari untuk kontrak full-time. Jadi, waktu kerja bisa menyesuaikan dengan alokasi waktu yang kamu miliki per harinya.

2. Tempat Kerja Bisa Di Mana Saja

Apakah kamu sudah menikah dan memiliki anak atau tempat tinggalmu jauh dari kota? Berkarier sebagai virtual assistant akan sangat memudahkanmu karena kamu bisa bekerja di mana saja.

Pada umumnya, seorang virtual assistant bekerja secara remote. Jadi, kamu yang memiliki anak tidak perlu khawatir harus meninggalkan anak dan yang rumahnya jauh dari kota pun tidak perlu merantau.

3. Potensi Penghasilan Tinggi

Apabila kamu sudah memiliki pengalaman yang cukup di bidang sebelumnya dan menambah skill seperti administrasi, manajemen data, dan marketing, peluang mendapat klien dengan penghasilan tinggi bisa kamu dapatkan.

Bahkan, jika kamu mendapat klien luar negeri, kamu tidak hanya mendapat penghasilan besar, tapi juga ilmu dan networking yang lebih luas. Jadi, kamu bisa mendapat lebih banyak daripada saat bekerja di kantor.

Baca juga: Daftar Gaji Virtual Assistant 2026 Berdasarkan Jasa dan Level Pengalaman 

Untuk merasakan keuntungan maksimal saat berkarier sebagai VA, satu-satunya cara adalah dengan memiliki kemampuan yang dibutuhkan di industri saat ini. Berikut ini adalah beberapa contoh skill yang wajib dimiliki oleh virtual assistant.

Skills Wajib Dimiliki Virtual Assistant

Berdasarkan pengalaman talent virtual assistant Teman Kreativ, kemampuan yang paling banyak dicari oleh klien dalam diri VA adalah social media management, administration, data management, dan AI.

Baca selengkapnya: Bikin Dilirik Klien, Ini Dia 9 Skills Wajib Virtual Assistant Pemula

Kenapa menguasai skills tersebut penting? Sebab, kalau kamu ingin menjadi VA yang banyak klien, maka kemampuan yang kamu miliki harus lengkap dan sesuai dengan tren terkini.

Kesimpulan

Kalau kamu ingin menjadi virtual assistant, kamu harus siap dengan segala tantangan dan keuntungannya. Sebagian orang hanya ingin merasakan gaji 2 digit saja, tapi tidak siap untuk handle klien, disiplin waktu, dan akhirnya berhenti di tengah jalan.

Namun, kalau kamu sudah tahu suka dukanya dan tetap ingin menjadi VA, berarti kamu sudah serius dan siap membangun karier sebagai VA. Langkah selanjutnya, kamu butuh upgrade ilmu dan skills, agar dilirik oleh klien.

Komunitas yang tepat untuk kamu mengasah diri adalah Teman Kreativ! Di sini, kamu akan belajar secara intensif selama 7 bulan bersama mentor profesional dan ahli di bidangnya. Kalau performamu bagus, kamu bisa mendapat peluang untuk magang dengan klien Teman Kreativ. 

Yuk, daftar sekarang Virtual Assistant Master Class, bootcamp virtual assistant Teman Kreativ di sini: Ikut VAMC Batch 8

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join 2,000+ Subscribers

Stay in the loop with everything you need to know.

We care about your data in our privacy policy.