
Gaji virtual assistant (VA) ditentukan berdasarkan lama pengalaman, kemampuanmu, lokasi klien (lokal atau luar ngeri), dan kompleksitas tugas yang dikerjakan. Pada artikel ini, kamu akan mengetahui gaji pekerjaan VA berdasarkan level pengalaman.
Informasi ini penting untuk kamu ketahui, agar kamu tidak asal dalam memasang tarif dan kamu bisa menyesuaikan ekspektasi sebelum terjun ke dunia virtual assistant. Jadi, yuk, simak pembahasannya sampai habis di artikel berikut ini!
Table of Contents
ToggleGaji Virtual Assistant Berdasarkan Jasa dan Pengalaman
Beda layanan, beda juga gaji yang didapat. Sebagai VA profesional, kamu harus menyesuaikan tarif berdasarkan tugas yang akan kamu kerjakan dan level pengalamanmu. Berikut ini adalah penjelasan beberapa layanan populer VA dan gaji per bulannya.
1. Executive Assistant
Seorang business owner memiliki banyak sekali kegiatan. Untuk membantu mereka mengatur jadwal, mereka membutuhkan asisten yang dapat mengatur penjadwalan, memantau perkembangan proyek, dan komunikasi.
Jika kamu baru pertama kali berkarier di bidang ini, gaji yang akan kamu dapat menurut Jobstreet adalah Rp 5,5 juta per bulan.
Namun, berdasarkan Salary Expert apabila kamu sudah memiliki pengalaman yang mendalam di bidang ini, gajimu bisa meningkat hingga belasan juta per bulan.
2. Generalist
Untuk posisi ini, tugasnya tidak jauh dari pengelolaan dokumen, data entry, dan mengurus kebutuhan operasional lainnya. Di Indonesia, posisi ini untuk level pemula mendapat gaji Rp 2 juta per bulan.
Namun, apabila kamu sudah memiliki pengalaman dan bisa mengatasi tugas yang lebih kompleks, gaji yang didapat bisa meningkatkan hingga Rp 5 juta per bulan. Jadi, setara dengan pekerja kantoran, ya?
3. Social Media Management
Niche satu ini paling banyak diminati oleh virtual assistant dan klien. Tugasnya meliputi membuat strategi optimasi akun media sosial klien, perencanaan konten, produksi konten, dan admin.
Untuk gaji virtual assistant bidang social media yang masih pemula berkisar Rp 3 juta per bulan. Sedangkan, VA yang sudah berpengalaman bisa mencapai Rp 8 juta hingga 2 digit.
Baca juga: Ingin Bangun Karier Virtual Assistant? Ini Tugas dan Cara Menjadi VA yang Sukses
4. Lead Generation
Layanan lainnya yang paling banyak dibutuhkan oleh klien adalah lead generation. Tugasmu adalah mengumpulkan pembeli potensial untuk bisnis klien yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh tim sales untuk mendapat pembelian.
Gaji bidang ini pun tidak main-main, untuk VA pemula kamu akan mendapat Rp 5 juta dan yang paling tinggi bisa mencapai belasan hingga puluhan juta per bulan, jika kamu mendapat klien luar negeri.
5. Bookkeeping
Selain bidang admin dan marketing, layanan keuangan virtual assistant seperti bookkeeping atau pencatatan keuangan juga dibutuhkan oleh klien. Karena tanpa pencatatan keuangan yang rapi, klien akan sulit untuk menjalankan bisnis.
Gaji yang akan kamu dapat sebagai bookkeeper pemula adalah Rp 2 hingga 4 juta per bulan. Untuk yang sudah berpengalaman hingga level senior (5 tahun atau lebih) bisa mencapai belasan juta per bulan.
Itu dia beberapa gambaran pekerjaan virtual assistant beserta gajinya berdasarkan tingkat pengalaman. Kalau kamu bingung untuk menentukan tarif untuk klien, kamu bisa mengikuti tips berikut ini!
Baca juga: Bikin Dilirik Klien, Ini Dia 9 Skill Wajib Virtual Assistant Pemula
Tips Menentukan Tarif Jasa Virtual Assistant
Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh VA pemula adalah “bagaimana cara menentukan tarif?”, hal ini memang penting untuk diketahui, agar kamu tidak pasang harga terlalu murah atau mahal.
Teman Kreativ punya cara untuk membantumu menentukan tarif jasa yang tepat! Berikut ini adalah langkah-langkahnya.
- Hitung biaya operasional dan pribadi: Listrik, kuota internet, dan tools premium yang kamu pakai.
- Cek harga rata-rata pasar yang sesuai niche-mu: Kamu bisa cek di Upwork dan sesuaikan dengan level pengalaman serta jasa yang kamu tawarkan. Semakin lengkap atau kompleks, maka harganya pun semakin tinggi.
- Tentukan metode tarif: Ada tiga metode tarif yang umum digunakan, yaitu per jam, per proyek (bayar per bulan atau langsung sekaligus di awal), atau per layanan.
- Evaluasi tarif secara berkala: Harga yang kamu pasang bisa kamu ubah sewaktu-waktu mengikuti permintaan pasar.
Kesimpulan
Gaji virtual assistant tidak langsung mendapat dua digit. Pendapatan yang akan kamu terima itu berdasarkan tingkat pengalaman, kemampuan, dan kompleksitas tugas yang diberi seperti pada pembahasan sebelumnya.
Jika kamu ingin mendapat pendapatan yang tinggi, maka satu-satunya cara adalah dengan mengasah kemampuanmu dan memperbanyak portofolio.
Di Teman Kreativ, kamu bisa mengikuti program Virtual Assistant Master Class untuk meningkatkan skill-mu dan menambah portofolio dengan proyek dari klien nyata.
Ingin tahu apa saja yang akan kamu pelajari dan berapa investasinya? Yuk, hubungi admin melalui WhatsApp dan ikuti media sosial kami, agar tidak ketinggalan informasi pendaftaran programnya!